Beranda
Kapal Pemecah Es dan Tepuk Sapu
Cerita pendek untuk anak-anak dan remaja
Di sebuah negeri jauh di utara, lautannya membeku hampir sepanjang tahun. Kapal-kapal biasa tak bisa lewat. Tapi ada satu kapal istimewa bernama Pemecah Es. Ia punya badan kuat dan suara nyaring. Tugasnya: membuka jalan di lautan beku, agar kapal lain bisa lewat dan bertemu.
Suatu hari, Pemecah Es bertanya, “Kenapa semua kapal takut mendekat?” Angin menjawab, “Karena es membuat mereka diam dan dingin. Mereka butuh kamu untuk mencairkan suasana.”
Pemecah Es pun melaju, membelah es, dan perlahan kapal-kapal lain mulai berdatangan. Mereka saling menyapa, tertawa, dan berbagi cerita. Lautan yang tadinya sunyi, kini penuh warna dan suara.
Di tempat lain, di sebuah ruang kelas, anak-anak duduk diam. Tak ada yang bicara. Suasananya seperti lautan beku. Tapi tiba-tiba, seorang guru berkata, “Ayo kita mulai dengan Tepuk Sapu!”
Tepuk… SAPU! Sapu kanan… bersih! Sapu kiri… rapi! Sapu depan… semangat! Sapu hati… gembira! Bersih… sehat… bahagia!
Anak-anak tertawa, bergerak, dan mulai saling menyapa. Suasana pun berubah. Dari beku menjadi hangat. Dari diam menjadi ceria.
Sejak hari itu, semua tahu: Ice breaking bukan sekadar tepuk tangan. Ia adalah kapal pemecah es dalam hati manusia. Dan Tepuk Sapu? Itu adalah dayung kecil yang bisa membuka jalan menuju kebersamaan.
CEK KESEHATAN GRATIS Kelas 1-6
Halo teman-teman!
Bayangkan, suatu hari sekolah kita kedatangan tamu istimewa. Bukan guru baru, bukan juga paman penjual es krim. Tapi, kakak-kakak dan bapak-ibu baik hati dari Puskesmas!
Mereka datang bukan untuk mengajak kita belajar, melainkan untuk jadi "detektif kesehatan" kita! Mereka datang untuk memastikan semua anak di sekolah, mulai dari kelas satu sampai kelas enam, semuanya sehat dan kuat. Jadi, tidak ada yang terlewat, semuanya pasti dapat giliran.
Kegiatan ini seru sekali, loh! Kita akan diajak berkeliling ke beberapa "pos pemeriksaan". Di sana, kita akan diperiksa oleh kakak-kakak dan bapak-ibu yang jago dalam urusan kesehatan.
Ada pos di mana kita akan naik timbangan dan diukur tingginya, seperti mau jadi supermodel! Ini supaya kita tahu, badan kita sudah tumbuh besar dan sehat, belum? Ada juga pos untuk memeriksa gigi kita, memastikan tidak ada gigi yang sakit atau berlubang. Lalu, ada pos lain yang mungkin akan mengecek mata dan telinga kita.
Jadi, jangan takut, ya! Ini bukan seperti sedang ujian. Tapi, seperti sedang bermain detektif, mencari tahu apakah ada bagian tubuh kita yang perlu perhatian ekstra. Tujuannya, supaya kita semua bisa bermain dan belajar dengan gembira tanpa ada yang sakit.
Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerja sama antara Bapak/Ibu guru di sekolah dengan kakak-kakak dan bapak-ibu dari Puskesmas. Mereka bekerja sama agar kita semua jadi anak-anak Indonesia yang paling sehat!
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang menyasar peserta didik dari berbagai jenjang, termasuk anak-anak Sekolah Dasar (SD). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam transformasi sistem kesehatan nasional, yang lebih mengedepankan tindakan promotif dan preventif.
Tujuan CKG Sekolah:
Identifikasi faktor risiko kesehatan: Mengidentifikasi risiko kesehatan sejak dini agar tidak berkembang menjadi penyakit.
Deteksi dini kondisi pra-penyakit: Mendeteksi kondisi kesehatan yang berpotensi menjadi penyakit agar dapat ditangani lebih awal.
Deteksi penyakit lebih awal: Mencegah komplikasi, menurunkan risiko kecacatan, dan kematian dengan penanganan yang tepat.
Pelaksanaan CKG Sekolah:
Target: Seluruh peserta didik SD/MI/sederajat, SMP/MTs/sederajat, SMA/MA/SMK/sederajat, serta anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah.
Waktu: Dilaksanakan pada tahun ajaran baru, biasanya dimulai pada bulan Juli atau Agustus.
Lokasi: Untuk peserta didik, pemeriksaan dilakukan di sekolah masing-masing. Sedangkan untuk anak-anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah, pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas.
Jenis Pemeriksaan untuk Siswa SD (usia 7-12 tahun):
Pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan kelompok umur dan jenjang pendidikan. Untuk siswa SD, jenis pemeriksaan yang umum dilakukan meliputi:
Pemeriksaan Status Gizi: Pengukuran tinggi dan berat badan untuk memantau status gizi dan pertumbuhan.
Pemeriksaan Indera: Pemeriksaan mata (penglihatan) dan telinga (pendengaran).
Pemeriksaan Gigi dan Mulut: Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.
Pemeriksaan Tanda Vital: Pemeriksaan tekanan darah.
Deteksi Dini Penyakit: Pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit menular (seperti tuberkulosis) dan penyakit tidak menular (seperti anemia).
Pemeriksaan Kesehatan Jiwa.
Pemeriksaan Hepatitis B.
Pemeriksaan Riwayat Imunisasi: Khusus untuk siswa kelas 1.
Pemeriksaan Perilaku: Pemeriksaan tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan merokok (untuk siswa kelas 4-6).
Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi: Untuk siswa kelas 4-6.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal atau pelaksanaan program CKG di wilayah Anda, disarankan untuk menghubungi:
Sekolah anak Anda.
Puskesmas terdekat.
Dinas Kesehatan setempat.
Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email kontak@kemkes.go.id.
HUT RI ke-80, MERDEKA!
Asyiknya kalau sudah bulan Agustus! Di sekolah dan di sekitar rumah kita, semuanya jadi merah putih! Bendera-bendera kecil berkibar di mana-mana, seperti lagi pesta besar untuk ulang tahun negara kita. Kita semua ikut senang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 ini. Di sekolah, biasanya ada banyak lomba seru, seperti lari karung, makan kerupuk, atau tarik tambang. Kita bisa tertawa bersama teman-teman dan saling menyemangati.
Tidak hanya di sekolah, di lingkungan rumah juga ramai! Kadang ada lomba sepeda hias atau malam tirakatan dengan obor-obor yang menyala. Semua kegiatan ini bikin kita jadi lebih dekat dengan teman-teman, bahkan jadi kenal dengan tetangga yang mungkin jarang ketemu. Setiap tahun, perayaan kemerdekaan selalu jadi kenangan indah dengan warna merah putih yang membanggakan.
@sd.fransiskus.2.r ✨🇮🇩 Semarak Pawai HUT RI ke-80 🇮🇩✨ 📅 15 Agustus 2025 Dengan semangat tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", siswa-siswi SD Fransiskus 2 melangkah penuh keceriaan dan kebanggaan. Langkah kecil mereka adalah wujud cinta besar untuk tanah air tercinta. Merdeka! ❤️🤍 #HUTRI80 #IndonesiaMaju #BersatuBerdaulat #SDFransiskus2 #SemarakKemerdekaan ♬ Epic Motivation - Mr_Audio
Lagu Cinta Untuk Mama
🎵 Mama, Pelangi di Hatiku
Sebuah cerita dan lagu cinta untuk Ibu
Di suatu pagi yang cerah, angin berbisik lembut pada dedaunan, dan burung-burung bernyanyi di langit biru. Di rumah kecil yang dipenuhi aroma bunga melati, seorang anak bernama Dinda duduk di samping jendela, menulis lagu.
🎶
"Cinta untuk Mama Seperti pelangi setelah hujan Memberi warna saat hati gundah Mama, engkau lagu indahku..."
Dinda ingin membuat lagu untuk ibunya—bukan lagu yang rumit, tapi yang berasal dari hati. Ia menyanyikan lagu itu saat Ibu menyiapkan nasi goreng ajaib, dan matanya berbinar saat Ibu tersenyum.
📚 Apa Itu Lagu “Cinta untuk Mama”?
Lagu ini seperti pelukan hangat dalam bentuk musik. Banyak lagu anak Indonesia yang bercerita tentang rasa sayang kepada ibu—tentang pelukan, masakan lezat, dan kasih sayang tak terbatas. Saat kita mendengarnya, kita seperti diajak masuk ke dalam dunia penuh cinta.