Menjadi orang tua saat ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Jiwa anak yang rentan terpapar pada banyak bahaya yang ditimbulkan oleh dunia saat ini. Dan dunia maya internet telah menjadi salah satu sumber bahaya tersebut. Namun, saat ini hampir tidak ada orang - baik itu anak-anak, remaja atau orang dewasa - yang dapat membayangkan hidupnya tanpa hobi virtual. Mengingat semua ini, orang tua melakukan yang terbaik dalam mencoba melindungi anak-anak mereka dari pengaruh negatif yang dikandung internet.
Dengan anak-anak berada di rumah dan saat offline, Anda merasa lebih atau kurang nyaman untuk dapat, dari waktu ke waktu, mengawasi apa yang mereka lakukan. Tetapi itu membuat Anda merasa tidak berdaya ketika anak-anak Anda jauh dari rumah atau berselancar melalui jejaring sosial tanpa diawasi dan, karenanya, dilindungi. Mencari beberapa kata atau pertanyaan di Google dapat mengarahkan anak-anak Anda ke situs Web yang berisi materi pornografi, perjudian, dan permainan tidak bermoral atau membuat mereka terpikat oleh jendela pop-up dengan proposal yang menarik. Terlibat dalam jejaring sosial, mereka berisiko ditindas oleh orang dewasa yang mendaftar dengan akun anak-anak di media sosial yang beragam.....
Singkat cerita saja, ini adalah beberapa penampilan adik-adik saat mengikuti Lomba Hari Guru beberapa waktu yang lalu. Selengkapnya penampilan kontestan lain dapat langsung ditonton di channell lomba Hari Guru youtube SD Fransiskus 2.
https://youtu.be/wLEkqZKjeSs
Hari Guru Nasional diperingati bersama hari
ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari Guru Nasional bukan hari libur resmi, dan
dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian
tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Guru di Indonesia
dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda
jasa. Hari Guru Nasional ditetapkan Presiden Soeharto pada tanggal 25
November 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden,
yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 tentang Hari
Guru Nasional.
Bagaimana dengan negara-negara lain, apakah
mereka memiliki perayaan serupa? Tentu saja perayaan hari guru juga dirayakan oleh banyak negara. Hanya saja
masing-masing negara memiliki cara dan tanggal perayaan yang berbeda.
Sekolah kita pun merayakan hari guru dengan
cara yang tidak selalu sama dalam setiap tahunnya. Teristimewa pada tahun ini,
padaa saat dimana kita tidak dapat berkumpul dan harus menjaga jarak karena
mengikuti protocol kesehatan disaat pandemic virus corona, kita tetap merayakan
secara virtual dengan beberapa kegiatan termasuk perlombaan yang
diselenggarakan.
Selamat untuk keikutsertaan, perjuangan dan prestasi adik-adik dalam rangkaian lomba yang diselenggarakan oleh sekolah. Selamat untuk pencapaian pada ajang ini dan juga moment lain yang diselenggarakan oleh sekolah.
Saksikan pula tampilan dari PARA SAHABAT SEMUA yang telah terangkum di channel kita ya.
Halo semua sahabat Fransiskus Pahoman. Loh kok Pahoman, Rawalaut maksudnya. Tetapi memang tempat ini sudah akrab ditelinga kita untuk menyebut tempat yang sama.
Semoga tidak menjadi masalah menyebut demikian karena yang terpenting kita punya cerita yang sama atau maksud yang sama untuk tempat kita belajar ini.
Jangan lupa ya, berkunjung ke channel youtube sekolah. Ada new update termasuk ide teman-teman semua yang bikin isinya tambah semakin meriah.
Ini adalah sebuah karya yang luar biasa. Memampukan kita melihat, apa yang ada di planet kita. Sebuah kesatuan kisah yang terhubung dengan kehidupan kita. Sulit dan hampir mustahil mata kita dapat melihat langsung betapa indahnya semua itu tanpa kerja keras dan bidikkan akurat para profesional. Dan yang terpenting disajikan kepada kita, untuk kita tonton.