Bangga! 3 Siswa SD Fransiskus Pahoman Melaju ke Ajang Nasional Dancow Indonesia Cerdas Season 2

 


Dukung SD Fransiskus Pahoman di Dancow Indonesia Cerdas Season 2

📢 Mari Dukung Bersama! 📢

Prestasi Anak-Anak Kita di Ajang Nasional Dancow Indonesia Cerdas Season 2

Yth. Bapak/Ibu Orang Tua Hebat SD Fransiskus Pahoman,

Puji syukur, kita patut bangga bersama. ❤️

Tiga putra-putri terbaik kita dari SD Fransiskus Pahoman Lampung berhasil melangkah hingga ke panggung nasional dalam ajang Dancow Indonesia Cerdas Season 2. Ini adalah buah dari kerja keras anak-anak, bimbingan guru, dan tentunya doa serta dukungan Bapak/Ibu semua di rumah.

🏆 Prestasi ini bukan hanya milik mereka bertiga. Ini adalah kebanggaan kita bersama sebagai satu keluarga besar SD Fransiskus Pahoman. Nama sekolah kita, nama Lampung, kini sedang diperkenalkan di tingkat nasional.

🤝 Peran Bapak/Ibu Sangat Menentukan

Sebagai orang tua, dukungan kita adalah kekuatan terbesar bagi anak-anak. Dukungan Bapak/Ibu hari ini akan menjadi motivasi bagi mereka, dan menjadi contoh baik bagi seluruh siswa bahwa kita saling mendukung dan membesarkan satu sama lain.

Mari kita wujudkan prestasi bersama dengan mengantarkan SD Fransiskus Pahoman menjadi "SEKOLAH TERFAVORIT" di Dancow Indonesia Cerdas Season 2.

👇 Cara Orang Tua Memberikan Dukungan

  1. Buka: www.akudankau.co.id/indonesia-cerdas atau scan QR Code di poster
  2. Klik: "Beri Dukungan"
  3. Cari: Ketik "SD Fransiskus Pahoman"
  4. Kirim: Selesai! *Setiap hari bisa memberikan dukungan 2 kali
❤️ KLIK DI SINI UNTUK MENDUKUNG ❤️

Ajak juga keluarga besar, saudara, dan tetangga untuk ikut mendukung ya.

📺 Mari Saksikan Perjuangan Mereka

Dancow Indonesia Cerdas Season 2
Setiap Sabtu & Minggu | Pukul 14.30 - 15.00 WIB
Di INDOSIAR, Vidio, dan YouTube

Ajak anak-anak menonton bersama. Ini akan menjadi motivasi bagi mereka.

BERSAMA KITA BISA MENGHARUMKAN NAMA SEKOLAH DAN DAERAH KITA!

Terima kasih atas perhatian, dukungan, dan doa terbaik Bapak/Ibu semua. Tuhan memberkati 🙏



#SDFransiskusPahoman #DancowIndonesiaCerdas #SekolahTerfavorit #BanggaFransiskus #Bersam

Kunjungan Persaudaraan Suster Jerman

Kunjungan Suster FSGM ke SD Fransiskus 2 Rawalaut

🤝 Kunjungan Persaudaraan Suster FSGM dari Jerman

Liburan sekolah biasanya identik dengan suasana tenang dan lengang. Namun, di KB/TK/SD Fransiskus 2 Rawalaut, liburan kali ini terasa istimewa. Dua Suster FSGM dari Jerman berkesempatan hadir dan berkunjung, membawa semangat persaudaraan lintas negara yang begitu hangat.

Meski sebagian besar siswa sedang menikmati masa liburan, beberapa guru dan murid tetap hadir di sekolah. Pertemuan singkat ini menjadi kesempatan berharga untuk saling menyapa, berbagi cerita, dan menunjukkan wajah ramah pendidikan Fransiskus yang penuh keakraban.

Para Suster berkeliling ruang kelas, perpustakaan, dan halaman sekolah. Mereka terkesan dengan suasana yang sederhana namun penuh semangat belajar. Setiap sudut sekolah seakan bercerita tentang kerja keras guru dan keceriaan anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih.

Setelah berkeliling, acara ramah tamah pun berlangsung. Suasana semakin hidup ketika Mathew tampil membawakan lagu solo yang indah. Alunan nada sederhana namun penuh perasaan membuat ruangan terasa hangat dan menyentuh hati. Tak lama kemudian, sorak kagum terdengar saat trio wushu Bagas, Kiana, dan Leti menunjukkan gerakan penuh energi dan kekompakan. Penampilan mereka memukau, membuktikan bahwa semangat dan disiplin bisa tumbuh sejak usia dini.

Para Suster tampak bahagia menyaksikan penampilan anak-anak. Senyum mereka menjadi tanda bahwa persaudaraan tidak mengenal batas bahasa maupun budaya. Kehadiran mereka memberi inspirasi bahwa pendidikan, seni, dan olahraga adalah jembatan yang mempertemukan banyak hati.

Kunjungan ini bukan hanya sekadar acara singkat, melainkan sebuah kenangan indah yang akan terus dikenang. Semoga pertemuan ini mempererat hubungan persaudaraan Fransiskus di seluruh dunia, dan menjadi motivasi bagi guru serta murid untuk terus berkarya dengan semangat yang sama.

🎥 Dokumentasi Video

Tonton juga :  JEJAK DI BUMI NUSANTARA Suster Muda FSGM

Transformasi Karakter Peserta Didik: Sebuah Catatan Guru

 Saya TIDAK KENAL anak saya lagi!”


Ucap seorang ibu pada saat pembagian raport. Sontak saya kaget dan bertanya-tanya apa maksud dari perkataan ibu ini.


“Anak saya dulu tidak peduli dengan pembagian raport, tapi hari ini dia bersikeras meminta saya segera berangkat ambil raport” kata ibu itu lagi


“Tunggu sebentar Bu, saya tidak mengerti apa maksud perkataan ibu.”


Ibu itu tersenyum lalu bercerita panjang lebar tentang anaknya yg berubah.

—---------

Berubah lebih baik. Syukurlah dalam hati saya lega.


Dia bercerita bahwa anaknya sekarang semangat berangkat sekolah, mandiri dalam menyiapkan buku, bahkan bisa ikut mengajari adiknya belajar.


Anak satu ini, sebut saja namanya Frans. Frans adalah anak yang dikatai “caper” oleh teman-temannya karena sering mengungkapkan hal absurd dan berprilaku nyeleneh di kelas. Selain itu dia juga malas belajar dan kerap mendapat nilai buruk

—---

Awal mula Frans belajar di kelas saya, saya merasa ada hal yang menarik dari dirinya.

Sepertinya perkataannya yang absurd lahir dari banyaknya tanya yang tak terjawab dan input informasi yang tidak terverifikasi.

Pernah di kelas dia menyeletuk “buat apa sih ngerjain soal banyak begini? Sekolah ini kan scam” katanya lantang.

—---

Mendengar perkataannya saya tidak marah. Saya tahu bahwa itu berasal dari salah satu Influencer terkenal yaitu Timothy Ronald.

Alih-alih marah, saya justru menjelaskan ke seisi kelas bahwa yang dikatakan Frans itu sebenarnya ada sejarahnya, yakni sejarah pendidikan modern. Ternyata Frans dan seisi kelas menjadi antusias mendengarkan dan seolah mereka mendapatkan pencerahan dari pengetahuan yg baru ini.

—-

saya akhirnya membuat sesi tanya jawab di kelas setiap hari Jumat. 

Pertanyaan mengalir deras dari anak-anak,termasuk Frans. Saya merasa senang karena ternyata mereka sangat kritis dan punya pengamatan yang tajam terhadap fenomena yang terjadi di sekitar mereka.

—----

Setelah itu terjadi hal yang sangat luar biasa. Semangat belajar mereka meningkat, nilai rata-rata kelas naik. Frans yg tadinya sering membuat sebal teman dan ibunya di rumah, kini berubah menjadi anak yang semangat belajar, mampu bertanggung jawab dan membantu orangtua.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Sebenarnya ini membuktikan bahwa anak-anak perlu didengar. Mereka butuh telinga kita yang terbuka, mendengarkan segala tanya dan keluh kesahnya. Di setiap akhir sesi tanya jawab saya memberikan pesan singkat pada mereka.

—---------

“Hari ini ilmu pengetahuan kalian bertambah. Tapi tidak ada gunanya jika kalian makin banyak tahu, namun tidak bisa berubah lebih baik. Hari esok harus jadi lebih baik dari hari ini, yang kamu pelajari hari ini, semestinya membentuk pribadimu yang lebih baik esok hari” begitu kata-kata saya memotivasi Frans dan teman-temannya.


“Jika bapak yang adalah gurumu mau mendengarkanmu, maka kamu juga, dengarkanlah nasehat orangtuamu dan perhatikan apa yg dikatakan gurumu, siapapun itu, karena mereka selalu ingin yang terbaik bagi kalian” tutup saya setelah sesi tanya jawab usai.

—----------

Kembali ke pembagian raport.


Frans dan ibunya menerima raport dengan rasa bangga.

Frans tidak lagi diomeli, namun mendapatkan senyum manis ibunya karena perubahan sikapnya yang lebih baik.

“Terima kasih pak sudah mau mendengarkan saya, tidak ngejudge saya dan selalu memberikan saya kesempatan untuk tampil. Walaupun jawaban saya sering salah, namun bapak mau mendengar dan kata-kata dari bapak selalu menjadi motivasi buat saya” kata Frans di hari itu.


Saya menjawab, “kamulah yang berhasil merubah dirimu sendiri, tanpa niatmu sendiri kamu tidak mungkin berubah”

—-------------------

Dan itulah kisah yang sungguh berkesan bagi saya.

Saat mendengarkan bisa menjadi solusi dari bisingnya ruang kelas.

Saat memahami menjadi tonggak perubahan seorang siswa

Dan saat 

berdialog menjadi kunci kemajuan pembelajaran

Keseruan Imlek di Sekolah Kami: Naga Kecil dan Angpao Persahabatan!

 



​Halo, teman-teman semua! 🧧✨

​Kalian tahu tidak? Hari ini suasana di sekolah kita, SD Fransiskus 2, terasa sangat berbeda dan luar biasa meriah! Sejauh mata memandang, semuanya berwarna merah. Ada lampion-lampion cantik yang bergantungan dan hiasan naga yang keren sekali. Ternyata, kita semua sedang merayakan Imlek dan Hari Kasih Sayang bersama-sama!



Pagi yang Penuh Nyanyian 🎶

Acara dimulai dengan musik yang sangat ceria. Kami semua bernyanyi lagu "Xin Nian Hao" bersama-sama. Suaranya terdengar sampai ke gerbang sekolah, lho! [00:01]. Liriknya bercerita tentang harapan agar kita semua sehat, bahagia, dan bisa berkumpul bersama keluarga tercinta.

Baju Merah yang Kompak 👗👕



Lihat deh, teman-teman dari KB dan TK juga tidak kalah semangat. Semuanya memakai baju merah yang lucu-lucu. Ada yang memakai Cheongsam, ada juga yang memakai kaos merah terang. Semua wajah terlihat berseri-seri karena senang bisa merayakan Imlek bareng teman-teman [00:51].

Momen yang Paling Ditunggu: Gong Xi Fa Cai! 🧧




Bagian paling seru adalah saat kita belajar memberikan salam. Sambil mengepalkan tangan dan membungkuk sedikit, kita berkata, "Gong Xi, Gong Xi!" yang artinya selamat! Dan yang bikin makin semangat, tentu saja ada tradisi bagi-bagi angpao merah yang melambangkan keberuntungan untuk kita semua [03:25].

Pesan Kasih Sayang ❤️

Karena perayaan ini juga berdekatan dengan hari kasih sayang, guru-guru mengingatkan kita untuk selalu sayang kepada orang tua, guru, dan tentu saja teman-teman. Seperti potongan lirik di video kita: "Papa dan Mama menunggu di rumah, mari kita rayakan kebersamaan ini dengan hati yang gembira" [04:58].

​Wah, pokoknya seru sekali deh Imlek tahun ini! Selain makan bersama dan bernyanyi, kita jadi belajar tentang indahnya keberagaman dan pentingnya berbagi kebahagiaan.

​Sampai jumpa di perayaan seru berikutnya ya, teman-teman!

Gong Xi Fa Cai! Wan Shi Ru Yi! 🐉🧧✨

Tonton lagi keseruannya di video resmi kami di sini: https://youtu.be/F48vJr3B-L0





Menjadi "Chef Cilik" di Pizza Hut!

 



​Pada tanggal 30 Januari 2026, murid-murid Kelas 1 SD Fransiskus 2 menjalani hari yang sangat istimewa. Bukan belajar di dalam kelas seperti biasa, kali ini kami melakukan perjalanan luar kelas (field trip) menuju Pizza Hut untuk belajar sambil bermain!

​Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas, kemandirian, dan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang bagaimana makanan kegemaran mereka dibuat.



1. Semangat Pagi yang Ceria

Sejak awal keberangkatan, wajah-wajah ceria sudah terpancar dari para siswa. Sebelum memulakan aktiviti utama, anak-anak diajak untuk bergerak aktif melalui sesi senam bersama [02:23]. Dengan irama muzik yang bersemangat, mereka melakukan pelbagai gerakan kaki dan tangan untuk memanaskan badan agar lebih bertenaga sepanjang hari [03:08].

2. Mengasah Bakat Melalui Lomba Mewarna

Kreativiti anak-anak mula diuji dalam sesi mewarna gambar [00:15]. Dengan teliti, mereka memberikan warna-warna indah pada kertas yang telah disediakan [06:12]. Aktiviti ini bukan sekadar mengisi masa, tetapi juga menjadi ajang perlumbaan kecil untuk melihat siapa yang paling rapi dan kreatif dalam menggunakan warna [06:23].

3. Pengalaman Menjadi "Chef Cilik"

Inilah momen yang paling ditunggu-tunggu! Anak-anak berpeluang untuk membuat pizza mereka sendiri. Kakak-kakak pembimbing dari Pizza Hut memperkenalkan pelbagai jenis bahan atau topping, seperti potongan ayam, daging burger lembu, hingga daging cincang yang berbentuk seperti bola abu-abu [04:14].

​Dengan bimbingan yang sabar, setiap murid belajar menyusun topping di atas adunan pizza mereka mengikut selera masing-masing [04:42]. Wah, lihatlah betapa seriusnya mereka menghias pizza agar kelihatan cantik dan lezat! [05:11].



4. Penutup yang Manis

Setelah penat beraktiviti, kepuasan terpancar apabila melihat hasil karya pizza sendiri yang siap untuk dimasak. Field trip kali ini benar-benar memberikan kenangan manis dan ilmu baru bagi anak-anak Kelas 1 SD Fransiskus 2.



​Terima kasih kepada para guru, para orang tua dan wali juga pihak Pizza Hut yang telah menjayakan acara ini. Sampai jumpa di pengembaraan kelas seterusnya!

Video Selengkapnya: Klik di sini untuk menonton




Jeda Sebentar! Kenalan Yuk Sama Mindfulness (Biar Enggak Gampang Stres!)



Halo teman-teman sekolah! Pernah merasa overthinking sampai tugas yang harusnya gampang jadi terasa berat? Atau, saat lagi belajar, pikiranmu malah sibuk mikirin drama semalam?

Nah, itu tandanya kita butuh JEDA! Dan jeda terbaik itu namanya Mindfulness, atau yang sering kita sebut Kesadaran Penuh.

Apa Sih Sebenarnya Mindfulness Itu?

Gini deh, bayangkan kamu lagi main game. Kalau kamu fokus 100% pada game itu, kamu pasti tahu persis apa yang terjadi, dan kamu bisa bereaksi cepat, kan?

Mindfulness itu mirip: ini adalah seni untuk hadir 100% di momen saat ini.

Sederhananya:

Mindfulness = Sadar Apa yang Terjadi Sekarang + Menerimanya Tanpa Menghakimi.

Ini bukan soal mengosongkan pikiran (itu mustahil!), tapi soal sadar kalau pikiranmu lagi sibuk ke mana-mana, lalu menariknya kembali ke apa yang kamu lakukan sekarang.

🚀 Kenapa Anak Sekolah Butuh Mindfulness?

Capek dikejar tugas, PR numpuk, belum lagi mikirin ekstrakurikuler dan pertemanan. Hidup kita cepat banget! Mindfulness bisa jadi cheat code buat kita:

  1. Anti-Stres dan Anti-Panik: Saat kamu panik (misalnya, saat ujian), Mindfulness membantu kamu berhenti sejenak. Kamu sadar, "Oke, aku lagi cemas," tanpa harus langsung larut dalam kecemasan itu.

  2. Fokus Belajar Nambah! Kalau kamu lagi baca buku (secara mindful), pikiranmu enggak akan lari ke TikTok atau status terbaru. Hasilnya? Belajar lebih efisien dan cepat masuk otak.

  3. Hubungan Jadi Lebih Oke: Ketika ngobrol sama teman (secara mindful), kamu benar-benar mendengarkan, bukan sibuk menyusun balasan di kepala. Ini bikin komunikasi jadi lebih nyambung.

💡 Trik Gampang Praktik Mindfulness ala Anak Sekolah!

Mindfulness itu bukan cuma meditasi sambil duduk diam. Kamu bisa melakukannya kapan saja dan di mana saja.

AktivitasCara Praktik Mindfulness
Saat Makan SiangJauhi HP sebentar. Kunyah makananmu perlahan. Rasakan betul-betul rasa nasi, sayur, atau lauk yang kamu makan. Cium aromanya. Nikmati sensasi kenyang yang datang.
Saat Berjalan ke Kantin/KelasJangan terburu-buru. Fokus pada langkah kakimu. Rasakan sepatu menapak di lantai. Lihat detail sekitar—bukan cuma lewat. Ini namanya Mindful Walking!
Teknik "Stop 3 Nafas"Sebelum mulai ujian atau presentasi, tutup mata sebentar (atau lihat ke bawah). Ambil 3 kali napas panjang (tarik pelan dari hidung, hembuskan pelan dari mulut). Rasakan sensasi napas itu. That's it!
Mencuci Piring atau Merapikan MejaFokuskan semua indra pada tugas itu. Rasakan air, bau sabun, dan lihat bagaimana meja atau piringmu perlahan bersih. Anggap ini sebagai "mini-meditasi".

Ingat!

Mindfulness itu bukan sulap yang langsung menghilangkan stres. Tapi, ini adalah latihan yang membuat pikiranmu jadi lebih kuat dan fokus. Setiap kali pikiranmu kabur (wajar banget!), tarik lagi perlahan. Anggap saja kamu melatih otot perhatianmu.

Yuk, mulai hari ini, coba lakukan satu kegiatanmu dengan sadar penuh! Dijamin, mood dan fokus belajarmu akan meningkat drastis!



Kapal Pemecah Es dan Tepuk Sapu

 Cerita pendek untuk anak-anak dan remaja

Di sebuah negeri jauh di utara, lautannya membeku hampir sepanjang tahun. Kapal-kapal biasa tak bisa lewat. Tapi ada satu kapal istimewa bernama Pemecah Es. Ia punya badan kuat dan suara nyaring. Tugasnya: membuka jalan di lautan beku, agar kapal lain bisa lewat dan bertemu.

Suatu hari, Pemecah Es bertanya, “Kenapa semua kapal takut mendekat?” Angin menjawab, “Karena es membuat mereka diam dan dingin. Mereka butuh kamu untuk mencairkan suasana.”

Pemecah Es pun melaju, membelah es, dan perlahan kapal-kapal lain mulai berdatangan. Mereka saling menyapa, tertawa, dan berbagi cerita. Lautan yang tadinya sunyi, kini penuh warna dan suara.



Di tempat lain, di sebuah ruang kelas, anak-anak duduk diam. Tak ada yang bicara. Suasananya seperti lautan beku. Tapi tiba-tiba, seorang guru berkata, “Ayo kita mulai dengan Tepuk Sapu!”

Tepuk… SAPU! Sapu kanan… bersih! Sapu kiri… rapi! Sapu depan… semangat! Sapu hati… gembira! Bersih… sehat… bahagia!

Anak-anak tertawa, bergerak, dan mulai saling menyapa. Suasana pun berubah. Dari beku menjadi hangat. Dari diam menjadi ceria.

Sejak hari itu, semua tahu: Ice breaking bukan sekadar tepuk tangan. Ia adalah kapal pemecah es dalam hati manusia. Dan Tepuk Sapu? Itu adalah dayung kecil yang bisa membuka jalan menuju kebersamaan.



CEK KESEHATAN GRATIS Kelas 1-6

Halo teman-teman!

Bayangkan, suatu hari sekolah kita kedatangan tamu istimewa. Bukan guru baru, bukan juga paman penjual es krim. Tapi, kakak-kakak dan bapak-ibu baik hati dari Puskesmas!



Mereka datang bukan untuk mengajak kita belajar, melainkan untuk jadi "detektif kesehatan" kita! Mereka datang untuk memastikan semua anak di sekolah, mulai dari kelas satu sampai kelas enam, semuanya sehat dan kuat. Jadi, tidak ada yang terlewat, semuanya pasti dapat giliran.

Kegiatan ini seru sekali, loh! Kita akan diajak berkeliling ke beberapa "pos pemeriksaan". Di sana, kita akan diperiksa oleh kakak-kakak dan bapak-ibu yang jago dalam urusan kesehatan.

Ada pos di mana kita akan naik timbangan dan diukur tingginya, seperti mau jadi supermodel! Ini supaya kita tahu, badan kita sudah tumbuh besar dan sehat, belum? Ada juga pos untuk memeriksa gigi kita, memastikan tidak ada gigi yang sakit atau berlubang. Lalu, ada pos lain yang mungkin akan mengecek mata dan telinga kita.

Jadi, jangan takut, ya! Ini bukan seperti sedang ujian. Tapi, seperti sedang bermain detektif, mencari tahu apakah ada bagian tubuh kita yang perlu perhatian ekstra. Tujuannya, supaya kita semua bisa bermain dan belajar dengan gembira tanpa ada yang sakit.

Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerja sama antara Bapak/Ibu guru di sekolah dengan kakak-kakak dan bapak-ibu dari Puskesmas. Mereka bekerja sama agar kita semua jadi anak-anak Indonesia yang paling sehat!



Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang menyasar peserta didik dari berbagai jenjang, termasuk anak-anak Sekolah Dasar (SD). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam transformasi sistem kesehatan nasional, yang lebih mengedepankan tindakan promotif dan preventif.

Tujuan CKG Sekolah:

  • Identifikasi faktor risiko kesehatan: Mengidentifikasi risiko kesehatan sejak dini agar tidak berkembang menjadi penyakit.

  • Deteksi dini kondisi pra-penyakit: Mendeteksi kondisi kesehatan yang berpotensi menjadi penyakit agar dapat ditangani lebih awal.

  • Deteksi penyakit lebih awal: Mencegah komplikasi, menurunkan risiko kecacatan, dan kematian dengan penanganan yang tepat.

Pelaksanaan CKG Sekolah:

  • Target: Seluruh peserta didik SD/MI/sederajat, SMP/MTs/sederajat, SMA/MA/SMK/sederajat, serta anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah.

  • Waktu: Dilaksanakan pada tahun ajaran baru, biasanya dimulai pada bulan Juli atau Agustus.

  • Lokasi: Untuk peserta didik, pemeriksaan dilakukan di sekolah masing-masing. Sedangkan untuk anak-anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah, pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas.

Jenis Pemeriksaan untuk Siswa SD (usia 7-12 tahun):

Pemeriksaan yang dilakukan disesuaikan dengan kelompok umur dan jenjang pendidikan. Untuk siswa SD, jenis pemeriksaan yang umum dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan Status Gizi: Pengukuran tinggi dan berat badan untuk memantau status gizi dan pertumbuhan.

  • Pemeriksaan Indera: Pemeriksaan mata (penglihatan) dan telinga (pendengaran).

  • Pemeriksaan Gigi dan Mulut: Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

  • Pemeriksaan Tanda Vital: Pemeriksaan tekanan darah.

  • Deteksi Dini Penyakit: Pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit menular (seperti tuberkulosis) dan penyakit tidak menular (seperti anemia).

  • Pemeriksaan Kesehatan Jiwa.

  • Pemeriksaan Hepatitis B.

  • Pemeriksaan Riwayat Imunisasi: Khusus untuk siswa kelas 1.

  • Pemeriksaan Perilaku: Pemeriksaan tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan merokok (untuk siswa kelas 4-6).

  • Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi: Untuk siswa kelas 4-6.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal atau pelaksanaan program CKG di wilayah Anda, disarankan untuk menghubungi:

  • Sekolah anak Anda.

  • Puskesmas terdekat.

  • Dinas Kesehatan setempat.

  • Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email kontak@kemkes.go.id.

HUT RI ke-80, MERDEKA!


 

Asyiknya kalau sudah bulan Agustus! Di sekolah dan di sekitar rumah kita, semuanya jadi merah putih! Bendera-bendera kecil berkibar di mana-mana, seperti lagi pesta besar untuk ulang tahun negara kita. Kita semua ikut senang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 ini. Di sekolah, biasanya ada banyak lomba seru, seperti lari karung, makan kerupuk, atau tarik tambang. Kita bisa tertawa bersama teman-teman dan saling menyemangati.

Tidak hanya di sekolah, di lingkungan rumah juga ramai! Kadang ada lomba sepeda hias atau malam tirakatan dengan obor-obor yang menyala. Semua kegiatan ini bikin kita jadi lebih dekat dengan teman-teman, bahkan jadi kenal dengan tetangga yang mungkin jarang ketemu. Setiap tahun, perayaan kemerdekaan selalu jadi kenangan indah dengan warna merah putih yang membanggakan.

@sd.fransiskus.2.r ✨🇮🇩 Semarak Pawai HUT RI ke-80 🇮🇩✨ 📅 15 Agustus 2025 Dengan semangat tema "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", siswa-siswi SD Fransiskus 2 melangkah penuh keceriaan dan kebanggaan. Langkah kecil mereka adalah wujud cinta besar untuk tanah air tercinta. Merdeka! ❤️🤍 #HUTRI80 #IndonesiaMaju #BersatuBerdaulat #SDFransiskus2 #SemarakKemerdekaan ♬ Epic Motivation - Mr_Audio

Lagu Cinta Untuk Mama

 

🎵 Mama, Pelangi di Hatiku

Sebuah cerita dan lagu cinta untuk Ibu

Di suatu pagi yang cerah, angin berbisik lembut pada dedaunan, dan burung-burung bernyanyi di langit biru. Di rumah kecil yang dipenuhi aroma bunga melati, seorang anak bernama Dinda duduk di samping jendela, menulis lagu.

🎶

"Cinta untuk Mama Seperti pelangi setelah hujan Memberi warna saat hati gundah Mama, engkau lagu indahku..."

Dinda ingin membuat lagu untuk ibunya—bukan lagu yang rumit, tapi yang berasal dari hati. Ia menyanyikan lagu itu saat Ibu menyiapkan nasi goreng ajaib, dan matanya berbinar saat Ibu tersenyum.

📚 Apa Itu Lagu “Cinta untuk Mama”?

Lagu ini seperti pelukan hangat dalam bentuk musik. Banyak lagu anak Indonesia yang bercerita tentang rasa sayang kepada ibu—tentang pelukan, masakan lezat, dan kasih sayang tak terbatas. Saat kita mendengarnya, kita seperti diajak masuk ke dalam dunia penuh cinta.




PELEPASAN PESERTA DIDIK SD FRANSISKUS 2 - KELAS 6 - TA: 2024-2025


Walau hanya satu atau dua jam beracara di aula bawah dengan seluru guru, kepala sekolah Sr.M. Elfrida, FSGM ditemani orang tua masing-masing; Ini merupakan momen istimewa. Acara singkat yang dikemas sebagai pelepasan peserta didik kelas 6 SD adalah salah satu peristiwa yang penuh makna dalam perjalanan pendidikan mereka. Setelah enam tahun penuh perjuangan, belajar, dan bertumbuh bersama, tibalah saatnya bagi mereka untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Acara pelepasan, meskipun sederhana, menjadi kesempatan berharga untuk mengenang perjalanan yang telah ditempuh serta mempererat ikatan yang telah terjalin.

Suasana penuh haru bagi semua peserta didik kelas 6A, 6B, 6C dan 6D dan kebersamaan terasa begitu kuat dalam acara ini. Para guru, yang telah membimbing dan mendidik dengan penuh kesabaran, memberikan pesan-pesan hangat bagi para siswa yang akan melangkah ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Tak ketinggalan, teman-teman sebaya saling berbagi kenangan, cerita lucu, dan harapan untuk masa depan. Dalam pelukan perpisahan, ada harapan dan doa yang menyertai setiap langkah mereka.

Kenangan yang diberikan dalam acara ini memiliki dampak yang sangat besar bagi peserta didik. Sebuah sertifikat kelulusan, buku kenangan, atau bahkan sekadar kata-kata dari guru dan sahabat akan menjadi penyemangat bagi mereka dalam perjalanan berikutnya. Lebih dari sekadar perayaan, pelepasan ini adalah pengakuan atas kerja keras mereka, dan motivasi agar mereka semakin percaya diri menghadapi tantangan baru.

Selain sebagai bentuk penghormatan bagi para siswa, acara pelepasan juga menjadi simbol bagi sekolah dan komunitas pendidikan bahwa setiap peserta didik adalah bagian dari keluarga besar yang selalu mendukung mereka. Ini bukanlah perpisahan sepenuhnya, tetapi lebih kepada tanda bahwa mereka telah siap untuk mengejar mimpi-mimpi yang lebih tinggi. Mereka pergi dengan membawa bekal ilmu, nilai-nilai moral, dan kenangan indah yang akan selalu dikenang.

Semoga setiap anak yang lulus dari SD Fransiskus 2 dapat menjalani perjalanan berikutnya dengan semangat dan keberanian. Kenangan yang tercipta akan selalu menjadi pengingat bahwa mereka pernah berada dalam lingkungan yang mendukung, penuh kasih, dan menginspirasi. Acara pelepasan adalah lebih dari sekadar perpisahan—ini adalah awal dari perjalanan baru yang menanti mereka.


Fieldtrip Kelas 2 ke Lembah Hijau



Halo anak-anak! Wah, perjalanan kalian ke Lembah Hijau pasti seru sekali, ya? Tempat ini penuh dengan keindahan alam dan banyak sekali binatang yang bisa kalian lihat dari dekat.

Dalam video yang ibu tunjukkan, tampak anak-anak kelas dua SD Fransiskus 2 penuh semangat menjelajahi Lembah Hijau. Mereka melihat beragam satwa seperti burung, rusa, dan bahkan gajah! Ada juga wahana permainan dan tempat belajar tentang alam. Kalian bisa belajar bagaimana cara merawat hewan dan menjaga lingkungan supaya tetap hijau dan sehat.

Kami sangat berterima kasih kepada Lembah Hijau yang telah menyediakan tempat yang begitu indah dan edukatif bagi anak-anak untuk belajar langsung dari alam. Dengan adanya satwa dan lingkungan hijau yang asri, anak-anak dapat mengenal lebih dekat berbagai makhluk hidup serta memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Tak lupa, kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah mendukung kegiatan ini, baik dengan memberikan izin maupun membantu dalam persiapan perjalanan. Berkat dukungan dan perhatian dari para orang tua, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga penuh pembelajaran. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di masa depan!

Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk pendidikan kalian. Dengan berkunjung langsung ke tempat wisata alam, kalian bisa memahami lebih baik tentang kehidupan hewan dan tumbuhan. Selain itu, kalian belajar bekerja sama dengan teman-teman dan menghargai keindahan alam yang ada di sekitar kita.


Seru sekali, bukan? Semoga suatu hari kalian bisa kembali lagi ke Lembah Hijau dan menemukan lebih banyak keajaiban alam! 🌿🐘

 



Sebagai Februari Yang Luar Biasa!

 



Banyak cerita yang terjadi di bulan Februari ini. Menjadi bulan kasih sayang dengan banyak cerita dan prestasi teman-teman serta kegembiraan berwisata dan belajar dalam fieldtrip, ditambah dengan pengalaman-pengalaman yang kita dapatkan mengerjakan berbagai kegiatan. Pada bulan ini, kita tidak hanya merayakan pencapaian akademik dan non-akademik, tetapi juga mempererat kebersamaan melalui berbagai aktivitas yang seru dan bermanfaat.

"Selamat buat prestasi dan kerja keras teman-teman semua!"

Salah satu momen tak terlupakan adalah ketika kita berkunjung ke tempat-tempat menarik dan belajar banyak hal baru selama fieldtrip.

Dengan jumlah yang lebih banyak yang dibagikan pada bulan ini, semoga semakin berarti bagi semua keluarga Fransipa. Gambar-gambar bergerak yang ditampilkan menarik perhatian dan membantu memvisualisasikan setiap momen penting dalam perjalanan.


Ekspresi wajah dan bahasa tubuh para peserta sangat jelas tergambar, menyampaikan berbagai emosi yang dirasakan selama perjalanan. Hal ini membuat cerita terasa lebih nyata dan mengikat emosi penonton.

Kemudahan akses video di platform YouTube memungkinkan penonton dari berbagai kalangan usia untuk menikmati pengalaman perjalanan ini kapan saja dan di mana saja. Hal ini sangat praktis dan mendukung penggunaan media digital untuk berbagi cerita.

Bagi penonton dengan gaya belajar visual, video ini memberikan keuntungan besar karena mereka dapat melihat langsung setiap kegiatan dan tempat yang dikunjungi. Ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan menjadikan proses belajar lebih menyenangkan.

Elemen tambahan seperti efek suara, musik, dan visual lainnya juga turut memberikan sentuhan khusus pada video ini, membuatnya lebih dinamis dan menarik. Cerita perjalanan terasa lebih hidup dan menggugah, seolah-olah penonton dapat merasakan atmosfer dan nuansa setiap momen dalam perjalanan tersebut.

Secara keseluruhan, video ini adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana menggunakan media digital untuk menyampaikan pengalaman dan cerita perjalanan dengan cara yang menarik dan mendalam.

Anak-anak kelas 4 melakukan kunjungan lapangan (fieldtrip) ke budidaya perairan laut di Hanura. Mereka diberikan kesempatan untuk melihat langsung proses budidaya laut, seperti pemeliharaan ikan, kerang, dan biota laut lainnya. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak.

Selama kunjungan, anak-anak kelas 4 dapat berinteraksi langsung dengan petugas budidaya dan mempelajari tentang teknik-teknik budidaya laut yang baik. Mereka juga dapat melihat berbagai jenis biota laut yang dibudidayakan di Hanura. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya melestarikan sumber daya laut dan budidaya yang berkelanjutan

Aneka Tari Mereka Suka

Kita semua pasti pernah terpesona oleh sebuah pertunjukan tarian yang memukau, namun seringkali kita tidak menyadari nama atau asal tarian tersebut. Bahkan, beberapa dari kita mungkin merasa kesulitan untuk mengingat nama-nama tarian yang sudah familiar, apalagi dengan perkembangan tarian yang terus berinovasi dan berkembang. Pada bagian ini, kita akan berkenalan dengan beberapa tarian yang secara umum sangat disukai oleh anak-anak, dan mungkin juga akan mengingatkan kita akan keindahan dan keunikan tarian-tarian tersebut.

Tarian-tarian modern dan kontemporer saat ini semakin populer di kalangan anak muda. Mereka sering menggabungkan gerakan-gerakan yang enerjik dan mengikuti tren musik terkini. Beberapa jenis tarian yang banyak digemari antara lain:

  • K-Pop Dance: Terinspirasi dari grup-grup idola Korea Selatan, tarian K-Pop dikenal dengan gerakan yang sinkron dan penuh gaya. Banyak sekali tutorial dan challenge yang beredar di media sosial, membuat tarian ini semakin mudah dipelajari.
    Gambar KPop dance
  • Dance Cover: Selain K-Pop, anak muda juga suka membuat dance cover dari lagu-lagu penyanyi atau grup musik favorit mereka, baik dari dalam maupun luar negeri.
  • Street Dance: Jenis tarian yang lahir di jalanan ini sangat beragam, mulai dari hip-hop, breakdance, hingga popping. Gerakannya yang bebas dan penuh ekspresi membuat street dance menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang.
    Gambar Street dance
  • TikTok Dance: Aplikasi TikTok telah menjadi wadah bagi banyak tren tarian baru. Tarian-tarian di TikTok biasanya singkat, mudah ditiru, dan sangat viral.
    Gambar TikTok dance

Tarian tradisional juga masih memiliki tempat di hati anak muda. Beberapa tarian tradisional yang sering diadaptasi menjadi tarian modern adalah:

  • Jaipong: Tarian asal Jawa Barat ini memiliki gerakan yang lincah dan penuh semangat. Banyak koreografer yang menggabungkan gerakan jaipong dengan musik modern.
    Gambar Tari Jaipong
  • Saman: Tarian asal Aceh ini terkenal dengan gerakan tangan yang cepat dan kompak. Meskipun terlihat rumit, banyak anak muda yang tertarik untuk mempelajari tarian saman.
    Gambar Tari Saman

Faktor yang membuat tarian populer di kalangan anak muda:

  • Musik yang menarik: Musik yang enak didengar dan memiliki beat yang kuat akan membuat tarian semakin menarik.
  • Gerakan yang mudah ditiru: Tarian yang gerakannya sederhana dan mudah diikuti akan lebih cepat viral.
  • Visual yang menarik: Kostum yang unik, tata panggung yang menarik, dan efek visual yang keren akan membuat tarian semakin memukau.
  • Media sosial: Media sosial berperan besar dalam menyebarkan tren tarian baru. Banyak challenge dan tutorial yang beredar di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.

Manfaat belajar menari:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Menari adalah olahraga yang baik untuk jantung, otot, dan keseimbangan tubuh.
  • Meningkatkan kepercayaan diri: Melalui pertunjukan, penari dapat melatih keberanian dan percaya diri mereka.
  • Mengembangkan kreativitas: Menari memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan diri melalui gerakan.
  • Membangun hubungan sosial: Bergabung dalam komunitas tari dapat membantu seseorang bertemu dengan teman-teman baru dan membangun hubungan yang positif.

Apakah kamu tertarik untuk mempelajari salah satu tarian di atas? Jika iya, kamu bisa mencari tutorial di internet atau mengikuti kelas tari di dekat rumahmu. Jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru dan bersenang-senang!


           

GLADI KOTOR DAN GLADI BERSIH, Apakah artinya?

Gladi bersih dan gladi kotor adalah istilah yang sering digunakan dalam konteks latihan atau persiapan acara.

Gladi bersih: Ini adalah latihan terakhir sebelum acara sebenarnya berlangsung. Dalam gladi bersih, semua elemen acara dipraktikkan secara lengkap dan detail, termasuk penggunaan kostum dan peralatan yang sebenarnya.

Gladi kotor: Ini adalah latihan yang dilakukan sebelum gladi bersih. Pada tahap ini, latihan dilakukan tanpa menggunakan kostum atau peralatan yang sebenarnya. Tujuannya adalah untuk memastikan semua aspek teknis dan non-teknis berjalan dengan baik sebelum gladi bersih.

Mungkin adik-adik pernah mendengar ANBK, itu adalah sebuah ujian dengan komputer yang diikuti oleh kakak-kakak kelas 5. Mengapa penting gladi pada jenis ujian seperti itu, berikut penjelasannya :

ANBK, atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer tingkat SD, adalah ujian yang menggunakan komputer untuk menilai kemampuan literasi, numerasi, serta karakter siswa kelas 5.

Pentingnya gladi dalam ANBK:

  • Mengurangi Kecemasan: Gladi membantu siswa akrab dengan format ujian dan perangkat yang digunakan, sehingga kecemasan berkurang dan kepercayaan diri meningkat saat ujian sesungguhnya.
  • Memastikan Kesiapan Teknis: Gladi memastikan semua perangkat komputer dan jaringan internet berfungsi baik, sehingga menghindari gangguan teknis yang dapat menghambat ujian.
  • Simulasi Kondisi Ujian: Gladi memberikan gambaran nyata tentang kondisi ujian, termasuk waktu dan jenis soal yang akan dihadapi, membantu siswa mengatur strategi dan waktu dengan lebih baik.
  • Evaluasi dan Perbaikan: Hasil gladi dapat mengevaluasi kesiapan siswa dan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan sebelum ujian sesungguhnya.

Melalui gladi, siswa dan sekolah bisa lebih siap, sehingga pelaksanaan ANBK berjalan lancar dan efektif